Japan - Day 5 (16 Nov 2016)

KYOTO


Setelah menginap 4 malam di Osaka, akhirnya hari ini saatnya kita check out. Malam ini kita akan pindah ke Tokyo. Kita ke Tokyo dengan bus dari Willer Express. Gue beli seatnya via website, sekitar 1 bulan sebelum keberangkatan karena takut kehabisan. Dengan naik Willer Express ini gue menghemat banyak dibandingkan dengan naik Shinkansen. Ongkos dari Osaka/Kyoto ke Tokyo dengan Willer Express ¥4.620 per orang, sedangkan Shinkansen ¥14.000. Beda cerita kecuali kalo kalian beli JR Pass, sah-sah aja naik Shinkansen toh sudah free include _へ__(‾◡◝ )>
Kalo dengan itinerary gue sih, gue itung-itung masih lebih untung ga pake JR Pass. Dan untuk lebih menghemat lagi, kita sengaja ambil bus malam, berangkat jam 10 malam dan sampai di Tokyo jam 8 pagi, lumayan donk menghemat hotel 1 malam ( ᐛ )و  Untuk tempat penjemputan dan jamnya kita bisa pilih sendiri lewat website, kalo gue pilih dijemput di Kyoto Station.

Setelah breakfast di hotel, kita langsung menuju ke Kyoto Station. Sesampainya di Kyoto Station kita langsung cari coin locker untuk simpen koper. Gue cari locker yang deket dengan tempat jemput bus Willer Express supaya nanti lebih gampang bawa-bawanya. Gue ambil locker yang Large seharga ¥700, muat untuk 2 koper cabin size dan 1 tas ransel.


Pose witb Kyoto Tower as background

Setelah taro koper, kita menuju Heian Shrine dengan bus no 100. Sebenernya awalnya gue berencana untuk ke Nanzenji Temple, tapi galau karena jalannya jauh. Kebetulan pas di dalam bus, setiap mendekati pemberhentian speakernya kasi informasi-informasi yang berkaitan dengan tempat wisata di dekat pemberhentian tersebut. Salah satunya berbunyi "We already arrived at Kaikan Bijutsukan-mae, welcome to the biggest Shrine in Japan" kira-kira seperti itu bunyinya. Kita liat orang-orang banyak yang turun, dan ngeliat Shrine yang gede banget akhirnya kita juga ikutan turun (*´▽`*) Here is the shrine:


Kita ga masuk ke dalem, cuma foto-foto di depan lalu jalan menuju ke Nanzenji Temple. Menyusuri Lake Biwa Canal, akhirnya setelah berjalan sekitar 1 km, kita sampai juga di Nanzenji. Mirip seperti di Kinkakuji, di sini bertebaran pohon maple dimana-mana. Warnanya yang merah merona bikin jatuh hati (♥ω♥ ) ~♪

Lake Biwa Canal

Nanzenji Temple

Dari Nanzenji, kita lanjut ke Kiyomizudera Temple. Gue menuju bus stop untuk naik bus ke sana. 15 menit nungguin bus ga dateng-dateng, akhirnya kita memutuskan untuk jalan kaki aja ke Kiyomizudera. Toh naik bus hanya menghemat 1 km, untuk naik ke templenya kita harus jalan lagi. Dan nilai plusnya adalah, kita bisa mampir ke temple-temple lain yang searah dengan Kiyomizudera. Ini salah satunya:


Track menuju Kiyomizudera ini gue akui yang paling berat diantara yang lain. Kita dipaksa untuk jalan NANJAK sekitar 1 km, bener-bener melatih otot, seriously. Walaupun begitu, Kiyomizudera ini adalah must visit place yang ga boleh terlewati kalo kalian visit ke Kyoto. Untuk masuk ke sini dikenakan biaya ¥400 per orang. 
.

Di belakang adalah orang yang lagi antri minum pure water Otowa waterfall



Kiyomizudera literally means "Pure Water Temple", nama ini  diambil dari pure water Otowa Waterfall. Di sini kita bisa minum air suci tersebut, dimana air ini dibagi menjadi 3 aliran yang masing-masing memiliki kekuatan untuk 1) umur panjang, 2) sukses dalam study, dan 3) keberuntungan dalam cinta. Eitts, ga boleh minum ketiga-tiganya ya. Minum ketiganya dianggap rakus dan malah membawa bad luck.


Dari Kiyomizudera, kita lanjut ke Fushimi Inari Taisha. Perut sudah mulai lapar tapi ga nemu restoran, akhirnya kita ganjel-ganjel dengan cemilan Matcha Cream Puff ¥300 (bahasa indonya kue Soes isi krim matcha), dan Wagyu Beef Crochet ¥300.



Untuk menuju ke Fushimi Inari, tinggal naik train dari Kiyomizu-Gojo station lalu turun di Inari Station. Fushimi Inari terkenal dengan ribuan torii gates berjejer sampai sekitar 4 kilometer. Di gerbang depan berjejer makanan. Gue tergoda dengan crab stick dan pork sticknya, masing-masing harganya ¥500. Pork sticknya beneran enak banget suer very recommended, pas makan rasanya pingin cari nasi biar kenyang. Kalo crab sticknya cuma crab boongan yang rasa kepitingnya ga berasa.


Fushimi Inari Taisha

Dari Fushimi Inari, kita menuju ke Kyoto Station. Di sini kita nemu restoran sushi yang rame dan antrinya panjang. You know what is next.. (♥‿♥✿) Gue langsung ikutan ngantri karena 99% dipastikan yang antrinya panjang itu enak dan murah, and it's true! Nama restonya Sushi no Masasushi. Kita ngabisin 12 piring sushi, dan hanya mengeluarkan kocek ¥1870 untuk berdua. Sushinya fresh, generous, enak banget.


Selesai makan, kita nunggu bus dateng dan bermalam tidur di dalam bus. Review gue tentang bus Willer Express, datang on time sesuai schedule, bus nya bersih, nyaman, ada colokan listrik buat ngecharge dan colokan USB juga ada. Ada tudung di kursinya bikin kita nyaman untuk tidur, plus sepanjang perjalanan juga lampu dimatikan. Jendelanya ada tirai, AC nya bisa disesuaikan seperti dalam pesawat. Penampakan suami gue yang lagi tidur dalam bus:


COST (Per Person)
Day 5 Cost (¥) Cost (Rp)
Coin locker @ Kyoto Station 350 44.678
Roti 360 45.954
Dango set + ocha 500 63.825
Matcha cream puff 300 38.295
Wagyu beef crochet 300 38.295
Kimono 1.200 153.180
Kiyomizudera entry fee 400 51.060
Crab stick @ Inari 500 63.825
Pork grill @ Inari 500 63.825
Dinner @ Sushi no Masusashi  935 119.353
Transportation 1.350 172.328
Willer Express Kyoto to Tokyo  4.260 543.789
Total 10.955 854.617


No comments:

Post a Comment