Japan - Day 7 (18 Nov 2016)

Tujuan pertama kita hari ini adalah Ueno Park. Dari apartemen, kita menuju stasiun terdekat yaitu Nishiogikubo station. Kebetulan di depan station ada Yoshinoya, makanan paling murah meriah di Jepang maupun di Indo ᕕ( ᐛ )ᕗ Kita sarapan dulu di sini, pesen menu yang ga ada di Indo. Suami gue pesen Double Unagi seharga ¥1.150 (Single Unagi ¥750), sedangkan gue pesen Gyu Steak dengan harga ¥590. Dua-duanya mantap! Gue lebih suka Gyu Steaknya, tapi gue sempet cari menu ini di cabang Yoshinoya yang lain ga ada loh.. Padahal enak banget dan murah. Menu baru sih, mungkin masih tes pasar kali ya ~ヾ(^∇^)

Double Unagi
Gyu Steak
Selesai makan, kita naik JR dan turun di Ueno Station. Ueno Park berlokasi tepat di depan Ueno Station. Di dalam Ueno Park ada 2 temple yaitu Kiyomizu Kannon-do Temple dan Kaneiji Temple. Di sini juga ada Ueno Zoo dan world heritage museum. Ueno Park ini luas banget, ada sekitar 8000 pohon berdiri di sini (katanya, ga ngitungin sih). Banyak burung-burung, ada air mancur juga. Ada beberapa atraksi 'jalanan' seperti sulap dan ninja. Trus juga ada banyak tenant yang jual makanan maupun souvenir.




Dari Ueno, kita menuju ke Asakusa Pier, naik train turun di Asakusa station. Dari sini kita mau experience naik Waterbus yang bagian kanan, kiri, dan atapnya semua kaca. Berikut adalah foto waterbus tipe Himiko atau Hotaluna yang ingin kita naiki.


Sambil nunggu kapalnya dateng, kita foto-foto dulu di tempat tunggunya. Kebetulan viewnya bagus, dapet background Tokyo Skytree dan Asahi Beer Hall dengan maskot yang berbentuk seperti golden turd alias tokai ヘ(゜Д、゜)ノ

Tokyo Skytree and Asahi golden turd

Gue pilih kapal jurusan ke Hamarikyu Garden, karena dekat dengan tujuan kita selanjutnya yaitu Tsukiji Market. Harga tiket waterbus ini yaitu ¥980 per orang, sudah termasuk tiket masuk Hamarikyu Garden ¥300.  Pas kapalnya dateng, sempet kecewa karena ternyata yang dateng bukan tipe Himiko maupun Hotuluna. Well, tapi setelah masuk ke dalam ternyata bagus juga. Bagian kanan, kiri, dan atapnya masih kaca semua, hanya mungkin kapal model lama.
Untuk informasi mengenai timetable waterbus bisa dilihat di sini, harus perhatikan betul jam-jam dan lokasi keberangkatan serta lokasi tujuannya.

Exterior
Interior

Hamarikyu Gardens menawarkan taman di tengah kota yang bagus banget, terawat, dan bersih. Foto di sini dengan background gedung-gedung tinggi. Di sini juga ada danau yang menambah keindahan taman, rasanya nyaman dan tenteram banget berlama-lama di sini. 


Kakek nenek sedang melukis

Setelah jalan-jalan seharian, perut sudah mulai keroncongan. Kita pun langsung jalan menuju Tsukiji Market yang berlokasi ga jauh dari sini untuk dinner (sekitar 1 km).


Untuk jajanan pinggir jalannya gue cuma beli Sweet Tamago seperti foto dibawah ini. Harga untuk 1 buah sweet tamago yaitu ¥100. Di sini juga berjejer raw sushi, fritter, abon, dll.


Untuk sushi, gue memilih makan di restaurant Sushizanmai dibanding beli di kios-kios pasarnya, agak geli gimanaaa gitu. Di area Tsukiji Market ada 9 cabang Sushizanmai, jadi ga susah untuk cari restaurant satu ini. Ciri khasnya adalah selalu ada pria gendut berbaju putih di depan restaurant, dalam versi patung dan versi manusia benerannya o(^∀^*)o Bisa dibilang di sini adalah freshest sushi in Tokyo (●♡∀♡)



Setelah puas makan, kita lanjut jalan-jalan ke Ginza street. Sepanjang jalan Ginza ini adalah gedung-gedung sekitar 3 sampai 5 lantai, yang masing-masing gedungnya mewakili 1 brand ternama seperti Hermes, Channel, dll. Untuk brand menengahnya juga ada, seperti H&M, Zara, Uniqlo. Kita sempet kebelet pipis dan cari toilet di Metro Ginza Mall. Selesai pipis kita sekalian window shopping, dan ternyata harga toko-toko di mall ini cukup fantastis. Harga pakaiannya bukan sejutaan lagi tapi rata-rata 10 jutaan keatas, bahkan syal tipis aja paling murah harganya 3 jutaan Σ(゚д゚lll)Maaf belum level gue... 
Well, kebetulan di sini ada event "Robotic Art in Ginza" dari Mitsubishi. So kita nikmati aja teknologi robotic yang dia pamerin dan juga pameran "Other Perception of Technology".




Foto mainstream dengan symbolic landmark of Ginza yaitu Wako Clock Tower (Seiko). Gedung ini juga adalah gedung tertua di Ginza yang dibangun pada tahun 1932.


Selesai window shopping, kita balik ke apartemen untuk istirahat. Mampir dulu ke supermarket deket apartemen beli bento untuk sarapan pagi besok.


COST (Per Person)
Day 7 Cost (¥) Cost (Rp)
Breakfast @ Yoshinoya 670 85.526
Waterbus + Hamarikyu Garden entry fee  980 125.097
Tamago @ Tsukiji Market 100 12.765
Dinner @ Sushizanmai 850 108.503
Bento untuk sarapan besok 250 31.913
Transportation 930 118.715
Total 3.780 482.517

No comments:

Post a Comment